Sira Village Grand Outlet Bali Resmi Dibuka, Hadirkan Belanja Premium dan Live Flight Information
Investasi Rp1,5 Triliun di KEK Kura Kura Bali Perkuat Pariwisata, Serap 1.000 Tenaga Kerja dan Tawarkan Pengalaman Belanja Berkelas Dunia
DENPASAR – Bali resmi memiliki destinasi belanja premium pertama yang menggabungkan pengalaman berbelanja, kuliner, seni, budaya, hingga layanan informasi penerbangan secara real time. Sira Village Grand Outlet Bali melakukan soft opening pada Jumat (31/7/2026) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali.
Dikembangkan melalui kolaborasi Mitsubishi Estate Group dan PT Bali Turtle Island Development (BTID), kawasan seluas 4,7 hektare ini dibangun dengan nilai investasi sekitar Rp1,5 triliun atau setara USD85 juta. Kehadirannya diproyeksikan menciptakan lebih dari 1.000 lapangan kerja sekaligus memperkuat daya saing pariwisata dan ekonomi Bali.

Mulai Agustus 2026, Sira Village akan menghadirkan fasilitas live flight information yang memungkinkan wisatawan memantau jadwal penerbangan secara langsung sembari menikmati waktu sebelum keberangkatan. Layanan tersebut didukung shuttle gratis menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai sehingga wisatawan dapat berbelanja, bersantai, maupun menikmati kuliner tanpa khawatir tertinggal pesawat.
Pada tahap awal operasional, Sira Village menghadirkan berbagai tenant unggulan, termasuk toko buku Kinokuniya pertama di Bali, Sira Space yang menampilkan kurasi merek premium dari MAP, serta debut merek fesyen asal Amerika Serikat, Hazelwood, di Indonesia.
Lebih dari 100 merek internasional telah bergabung, antara lain Coach, Kate Spade, BOSS, Adidas, Nike, Puma, Lacoste, Tommy Hilfiger, Steve Madden, True Religion hingga Alun Alun Indonesia. Jumlah tenant dipastikan akan terus bertambah dalam beberapa bulan mendatang.
Tak hanya menjadi pusat belanja, kawasan ini juga menawarkan ruang kuliner terbuka, area seni, pertunjukan budaya, serta Rooftop Terrace Bar dengan infinity pool yang menghadap panorama pesisir Bali dan matahari terbenam.
Dari sisi desain, Sira Village mengusung konsep "Desa Bhinneka (A Village for Diverse Communities)" yang mengadaptasi tata ruang tradisional Bali melalui elemen bale dan natah dengan sentuhan arsitektur modern. Pengembang juga menerapkan prinsip pembangunan berkelanjutan melalui penggunaan material lokal, ventilasi alami, sistem pendingin hemat energi, pengelolaan sampah plastik, serta tengah menjalani proses sertifikasi BCA Green Mark Gold.
Presiden Direktur PT Grand Outlet Bali, Tantowi Yahya, mengatakan kehadiran Sira Village menjadi warna baru bagi industri pariwisata Bali.
"Bali selalu dikenal karena keindahan alam dan budayanya. Sira Village memberikan sesuatu yang belum pernah dimiliki pulau ini sebelumnya, sebuah destinasi di mana belanja, kuliner, dan budaya menyatu di satu tempat. Dengan kehadiran outlet ini, potensi devisa dan belanja keluar negeri dapat dioptimalkan di tanah air demi kemajuan Bali dan Indonesia," ujar Tantowi Yahya.
Sementara itu, Executive Officer sekaligus General Manager of International Business Development Mitsubishi Estate Corporation, Toru Hayamizu, menilai proyek tersebut menjadi langkah strategis dalam ekspansi internasional perusahaan.

"Pembukaan proyek outlet kedua kami di Indonesia sekaligus yang pertama di Bali menandai tonggak penting bagi bisnis internasional Mitsubishi Estate Group. Bali merupakan salah satu destinasi resor terkemuka di dunia dan KEK Kura Kura Bali menawarkan potensi besar bagi pariwisata berkualitas serta pertumbuhan yang berkelanjutan. Bersama para mitra, pemangku kepentingan lokal, dan masyarakat Bali, kami antusias menghadirkan sinergi baru yang memadukan keragaman wisatawan Bali dengan pengalaman outlet berstandar dunia," kata Toru Hayamizu.
Sekretaris Jenderal Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Dr. Rizal Edwin Manansang, Ak., M.Sc., menegaskan pembangunan Sira Village menjadi salah satu penggerak investasi di kawasan KEK Bali.
"Kami telah menunggu hadirnya Sira Village sebagai grand outlet terbesar di Bali. Selain itu, pemerintah juga terus mengembangkan KEK Pendidikan, KEK Pariwisata, KEK Industri, hingga KEK Kesehatan yang diyakini akan menarik lebih banyak investor asing. KEK Kesehatan di Bali misalnya, diharapkan mampu menarik wisatawan maupun pasien dari Singapura, Australia, dan negara lainnya," jelas Rizal Edwin Manansang.
Tokoh ekonomi Bali, Trisno Nugroho, menilai kehadiran Sira Village memberikan alternatif belanja premium dengan harga yang lebih kompetitif.
"Konsepnya sama seperti outlet di Singapura, Malaysia, Thailand hingga Jerman. Produk-produk yang biasanya dijual di butik atau pusat perbelanjaan kini bisa diperoleh dengan harga lebih terjangkau di outlet. Kehadiran Sira Village membuat Bali memiliki destinasi belanja yang mampu bersaing dengan outlet premium di luar negeri," ujar Trisno Nugroho.
Rangkaian pembukaan Sira Village turut dimeriahkan berbagai pertunjukan budaya dan hiburan, seperti Hanoman Obong dari Bumi Bajra, Grand Couture Bali Goddesses, Indonesian Contemporary Art & Design (ICAD), serta penampilan Balawan, Pongki Barata, dan Soulfood hingga 2 Agustus 2026.
Selain itu, pengunjung dapat menikmati berbagai program promosi hingga 31 Agustus 2026, mulai dari Top Spender Rewards, voucher cashback Rp200.000 untuk minimum transaksi Rp1 juta, fasilitas VAT Refund bagi wisatawan mancanegara di tenant tertentu, hingga promo transportasi bersama Bluebird, Gojek, dan Grab.
Dengan konsep yang mengintegrasikan pusat belanja premium, gaya hidup, seni, budaya, kuliner, serta panorama matahari terbenam dalam satu kawasan, Sira Village Grand Outlet Bali diharapkan menjadi magnet baru bagi wisatawan domestik maupun mancanegara sekaligus memperkuat posisi Bali sebagai destinasi wisata kelas dunia.
Editor - Ray


