BALIDIGIFEST 2026 Asah Kreativitas Digital Pelajar di Lima Sekolah Bali

Roadshow di Denpasar, Badung, dan Tabanan Dorong Pelajar Kuasai Desain Digital, Fotografi, hingga Inovasi Bisnis.

BALIDIGIFEST 2026 Asah Kreativitas Digital Pelajar di Lima Sekolah Bali
BALIDIGIFEST 2026.

DENPASAR — Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfos) terus mendorong pengembangan talenta digital generasi muda. Melalui roadshow Bali Digital Festival (BALIDIGIFEST) 2026, pelajar di lima sekolah mendapat kesempatan mempraktikkan desain digital, fotografi kreatif, penyusunan ide bisnis, hingga strategi pemasaran digital.

Dari Desain Digital hingga Inovasi Bisnis, Pelajar Diajak Berkarya

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (22/10/2026) tersebut menyasar SMA Negeri 4 Denpasar, SMA Negeri 6 Denpasar, SMK PGRI 4 Denpasar, SMKS Wira Harapan di Badung, dan SMA Negeri 1 Tabanan. Setiap sekolah mendapatkan materi berbeda yang dirancang untuk mengasah kreativitas, keterampilan teknologi, dan kemampuan mengembangkan gagasan menjadi solusi yang relevan.

Roadshow ini merupakan bagian dari rangkaian menuju BALIDIGIFEST 2026, agenda Pemerintah Provinsi Bali melalui Diskominfos Provinsi Bali dengan Primakara University sebagai pelaksana swakelola. Kolaborasi tersebut membuka ruang bagi pelajar untuk tidak hanya mengenal perkembangan teknologi, tetapi juga menerapkannya melalui praktik langsung.

Kepala Diskominfos Provinsi Bali, Ir. Gede Pramana, S.T., M.T., menyambut baik kegiatan yang mempertemukan pelajar dengan berbagai keterampilan digital. Ia menilai antusiasme siswa menjadi modal penting untuk mengembangkan potensi generasi muda di tengah perkembangan teknologi.

“Kami menyambut baik kegiatan yang memberi ruang kepada pelajar untuk belajar, mencoba, dan mengembangkan potensinya. Kami bangga melihat antusiasme peserta dalam berkarya serta menyampaikan gagasan. Melalui BALIDIGIFEST 2026, kami berharap generasi muda Bali semakin percaya diri memanfaatkan teknologi untuk menghasilkan karya dan solusi yang bermanfaat. Kolaborasi pemerintah, perguruan tinggi, dan sekolah perlu terus diperkuat agar kesempatan belajar seperti ini menjangkau semakin banyak pelajar,” ujar Gede Pramana.

Di SMA Negeri 4 Denpasar, sebanyak 60 siswa mengikuti EDUVERSE 2026 dengan materi ilustrasi digital yang dibawakan Putu Kania Candra Savitri, mahasiswa Primakara University. Peserta mempelajari palet warna, harmoni, serta teknik mengatur gelap dan terang sebelum mewarnai template ilustrasi yang telah disediakan.

Melalui latihan tersebut, siswa dapat menghasilkan karya dengan karakter visual berbeda meskipun menggunakan template yang sama. Pendekatan ini sekaligus menunjukkan bahwa desain digital dapat dipelajari secara bertahap, termasuk oleh mereka yang belum memiliki pengalaman menggambar.

“Awalnya saya kira digital design itu sulit dan hanya untuk orang yang jago menggambar. Ternyata setelah mengikuti workshop ini, saya sadar semua orang bisa belajar asalkan mau mencoba,” ungkap Komang, perwakilan siswa SMA Negeri 4 Denpasar.

Pengembangan keterampilan visual berlanjut di SMK PGRI 4 Denpasar. Sebanyak 60 siswa mengikuti workshop fotografi kreatif dalam program EDUVERSE bersama Alexandro Benarivo Purwanto, mahasiswa Primakara University.

Peserta diperkenalkan dengan teknik photo series atau rangkaian foto, experimental framing atau eksperimen pembingkaian, serta forced perspective, yakni teknik memanfaatkan sudut pandang untuk menciptakan ilusi ukuran maupun jarak.

Siswa kemudian mempraktikkan teknik tersebut menggunakan perangkat yang tersedia dan mengolah hasil foto melalui aplikasi seperti CapCut, Adobe Lightroom, serta Photoshop. Kegiatan ini mendorong peserta mengeksplorasi sudut pandang dan mengembangkan kemampuan menyampaikan cerita melalui gambar.

Sementara itu, di SMKS Wira Harapan, Badung, sebanyak 60 siswa mempelajari dasar desain editorial bersama Ni Luh Putu Cittari Angga Dewi, mahasiswa Primakara University. Melalui program EDUVERSE, peserta bekerja dalam kelompok untuk menyusun tata letak menggunakan bahan yang disediakan, kemudian menerapkannya ke bentuk digital melalui Canva.

Praktik kelompok dan permainan interaktif Kahoot turut melengkapi kegiatan tersebut. Selain memperkuat pemahaman desain, metode ini mendorong siswa mengembangkan kreativitas, komunikasi, dan kerja sama.

Tidak hanya berfokus pada karya visual, roadshow BALIDIGIFEST 2026 juga memperkenalkan pendekatan pemecahan masalah dan inovasi bisnis. Sebanyak 61 siswa SMA Negeri 6 Denpasar mengikuti LENTERA 2026 bersama Kadek Adhipanna Surya Nata dari Primakara University.

Mengusung tema “Teknologi Baru untuk Mewujudkan Bali sebagai Pulau Digital”, kegiatan ini mengajak siswa mengidentifikasi persoalan di lingkungan sekitar dan merumuskan peluang inovasi berbasis teknologi.

Dengan menggunakan Problem Solving Canvas, peserta berdiskusi dalam kelompok untuk memetakan masalah, menyusun alternatif solusi, dan mempresentasikan hasil analisis. Pemateri juga memberikan masukan secara langsung agar gagasan yang dikembangkan siswa menjadi lebih terstruktur.

Penguatan kewirausahaan digital turut berlangsung di SMA Negeri 1 Tabanan melalui program INTEGRAL 2026. Bersama Ida Ayu Gede Sumari Adnyani, mahasiswa Primakara University, siswa mempelajari penentuan target pasar, pembangunan merek (branding), media promosi, serta strategi penyusunan konten pemasaran.

Materi tersebut diterapkan melalui penyusunan rancangan pemasaran digital berdasarkan ide bisnis masing-masing siswa. Diskusi juga menyinggung pengalaman peserta yang telah menjual produk fesyen melalui marketplace.

Sejumlah siswa memaparkan gagasan yang pernah mereka ikutsertakan dalam kompetisi business plan. Ide tersebut meliputi website yang menghubungkan petani dengan hotel, pengharum ruangan berbahan ampas kopi dengan dukungan Internet of Things (IoT), serta casing telepon genggam berbahan ban bekas.

Beragam gagasan tersebut menjadi bahan pembelajaran untuk membahas potensi pasar, pemanfaatan teknologi, dan pemilihan strategi promosi yang sesuai dengan karakter produk.

Rangkaian kegiatan di lima sekolah memperlihatkan bahwa pengembangan talenta digital dapat dilakukan melalui berbagai pendekatan, mulai dari desain dan fotografi hingga pemecahan masalah serta perencanaan bisnis.

Melalui BALIDIGIFEST 2026, Pemerintah Provinsi Bali bersama Primakara University berupaya memperluas kesempatan belajar bagi generasi muda agar mampu menghubungkan kreativitas, keterampilan praktis, dan kebutuhan masyarakat.

Informasi mengenai rangkaian roadshow dan agenda selanjutnya dapat diikuti melalui akun Instagram resmi @balidigifest dan @primakara.univ.

Editor - Tim