AMPB Temui Kapolda Bali, Usulkan Penguatan Polisi Pariwisata dan Penertiban Wisatawan Asing
DENPASAR — Aliansi Masyarakat Pariwisata Bali (AMPB) melakukan audiensi dengan Kapolda Bali untuk memperkuat sinergi antara pelaku pariwisata dan kepolisian dalam menjaga keamanan Pulau Dewata sebagai destinasi wisata dunia.
Dalam pertemuan tersebut, AMPB menyampaikan sejumlah catatan terkait dinamika keamanan di kawasan wisata, khususnya meningkatnya pelanggaran yang melibatkan wisatawan asing. Audiensi itu juga menjadi momentum untuk membahas berbagai langkah strategis guna menjaga stabilitas keamanan di Bali.

Perwakilan AMPB menjelaskan bahwa hubungan kerja sama antara organisasi mereka dengan Polda Bali sebenarnya telah terjalin sejak lama, termasuk pada masa kepemimpinan Kapolda sebelumnya. Berbagai kegiatan kolaboratif pernah dilakukan, terutama bersama Direktorat Pengamanan Objek Vital (Pam Obvit) Polda Bali.
Salah satu bentuk kerja sama tersebut terlihat saat masa pandemi COVID-19, ketika AMPB bersama jajaran kepolisian turun langsung membantu masyarakat terdampak melalui pembagian bantuan sembako. Dalam kegiatan kemanusiaan itu, Wakapolda Bali saat itu Brigjen Pol. Sunarta juga terlibat dalam penggalangan bantuan serta pengadaan perlengkapan pelindung bagi tenaga yang menangani pandemi.
Soroti Pelanggaran Wisatawan Asing
Dalam audiensi tersebut, AMPB menyoroti fenomena meningkatnya pelanggaran yang dilakukan sejumlah wisatawan asing di Bali. Pelanggaran tersebut mulai dari pelanggaran lalu lintas hingga tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Menurut AMPB, situasi tersebut perlu mendapat perhatian serius agar tidak merusak citra Bali sebagai destinasi wisata yang aman dan tertib.
Meski demikian, AMPB tetap memberikan apresiasi kepada Polda Bali yang dinilai telah bekerja keras menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat sehingga Bali tetap kondusif di tengah meningkatnya kunjungan wisatawan.
Dorong Penambahan Polisi Pariwisata
Salah satu usulan utama yang disampaikan AMPB adalah penguatan keberadaan Polisi Pariwisata di Bali. Organisasi tersebut menilai penanganan persoalan di kawasan wisata membutuhkan personel yang memiliki fokus khusus pada sektor pariwisata.
AMPB bahkan mendorong penambahan jumlah personel Polisi Pariwisata agar pengawasan di kawasan wisata dapat berjalan lebih optimal.
Selain itu, AMPB juga mengusulkan agar konsep “Polisi Kehormatan” yang pernah diterapkan di masa lalu dapat dihidupkan kembali. Skema ini dinilai dapat melibatkan unsur masyarakat untuk membantu aparat kepolisian dalam menjaga keamanan di kawasan pariwisata.
Usulan Plat Khusus Kendaraan Sewa

Dalam pertemuan itu, AMPB juga menyoroti maraknya penggunaan kendaraan sewa oleh wisatawan asing, baik mobil maupun sepeda motor.
Untuk mempermudah pengawasan, AMPB mengusulkan agar kendaraan sewa wisatawan menggunakan plat nomor khusus sehingga aparat kepolisian dapat lebih mudah melakukan identifikasi di lapangan.
Selain itu, meningkatnya jumlah wisatawan kapal pesiar yang berlabuh di Pelabuhan Benoa juga dinilai memerlukan sistem pengawasan yang lebih kuat, mengingat ribuan wisatawan dapat masuk ke Bali dalam waktu singkat melalui jalur tersebut.
Kapolda Siapkan Rapat Koordinasi
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Kapolda Bali menyambut baik audiensi yang dilakukan AMPB. Ia menegaskan bahwa keamanan merupakan faktor utama yang menentukan keberlanjutan sektor pariwisata di Bali.
Dalam pertemuan tersebut Kapolda didampingi Direktur Pam Obvit, Kabag Ops, serta Direktur Intelkam Polda Bali.
Kapolda juga mengusulkan agar segera digelar rapat koordinasi besar yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, pelaku pariwisata, hingga aparat keamanan.
Rencana forum lintas sektor tersebut akan disampaikan kepada Gubernur Bali agar dapat segera diwujudkan guna mencari solusi bersama terhadap berbagai persoalan yang muncul di sektor pariwisata.
Bagi AMPB, keamanan Bali bukan hanya kepentingan daerah semata, melainkan juga menyangkut reputasi pariwisata Indonesia di tingkat global. Oleh karena itu, organisasi tersebut menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan aparat kepolisian dalam menjaga Bali tetap aman, tertib, dan nyaman bagi wisatawan.
Editor - Ray

