Milad Ke-6, Pondok Pesantren Yayasan Harfan Mafatihil Billad Perkuat Komitmen Cetak Generasi Qurani

Milad Ke-6, Pondok Pesantren Yayasan Harfan Mafatihil Billad Perkuat Komitmen Cetak Generasi Qurani
Haji (AKP) Harun Budiyanto SH., hadiri langsung acara Tasyakuran Bersama Haflatul Imtihan dan Milad Ke 6 di Ponpes Tahfidz Quran Harfan Mafatihil Bilad.

JEMBRANA – Pondok Pesantren Tahfidz Quran Yayasan Harfan Mafatihil Billad menggelar tasyakuran dan Haflatul Imtihan dalam rangka Milad ke-6, Sabtu (14/2/2026) sore, di Banjar Teluk Limo, Desa Tegal Badeng Barat, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pemberian santunan sembako kepada santri yatim/piatu, ustaz pengasuh, wali santri, serta masyarakat sekitar.

Acara yang berlangsung mulai pukul 16.30 Wita hingga 18.00 Wita itu mengusung tema “Meneguhkan Keyakinan Meraih Kemenangan dengan Semangat Al-Qur’an di Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M”. Rangkaian kegiatan meliputi pembacaan Yasin dan tahlil, tilawah Al-Qur’an, sambutan, pembagian hadiah juara kelas dan rapor, doa penutup, serta pembagian sembako.

Pondok pesantren yang berdiri pada 8 Januari 2020 di atas lahan seluas 500 meter persegi ini didirikan oleh AKP Harun Budiyanto, SH. Lembaga tersebut memiliki visi mencetak kader ulama yang hafal Al-Qur’an, berakidah Ahlussunah Waljamaah, berilmu pengetahuan, serta berakhlak mulia.

Saat ini tercatat 65 santri dan santriwati dari jenjang usia dini hingga SMP menimba ilmu di ponpes tersebut. Mereka berasal dari sejumlah desa di sekitar Tegal Badeng Barat, Pengambengan, Cupel, dan Tegal Badeng Timur. Kegiatan pendidikan diasuh oleh Ustaz Farid Rizal, S.Sy bersama empat tenaga pengajar diniyah.

Dalam sambutannya, pendiri ponpes menyampaikan rasa syukur atas keberlangsungan lembaga yang telah berjalan enam tahun dan menunjukkan perkembangan signifikan, baik dari sisi jumlah santri maupun kualitas pembelajaran.

Ia juga mengapresiasi dedikasi para pengasuh dan tenaga pendidik yang dinilai konsisten membimbing santri dalam mendalami Al-Qur’an dan ilmu agama. Momentum menjelang Ramadhan, menurutnya, menjadi waktu yang tepat untuk meningkatkan semangat ibadah dan memperkuat nilai-nilai keislaman.

Ketua Yayasan, Ustaz Wayan Mubasirin, menyampaikan terima kasih kepada pendiri dan pengasuh atas kontribusi nyata dalam membangun pendidikan agama di desa tersebut. Ia menilai kehadiran ponpes memberi dampak positif bagi pembinaan moral generasi muda di tengah tantangan sosial yang semakin kompleks.

Sementara itu, Pengasuh Ponpes Ustaz Farid Rizal menuturkan bahwa sejak berdiri dengan tiga santri, kini jumlahnya berkembang menjadi 65 orang. Ia berharap capaian akademik selama satu tahun terakhir dapat menjadi motivasi bagi para santri untuk terus meningkatkan prestasi dan kedisiplinan, terutama dalam menjaga ibadah selama libur Ramadhan.

Ke depan, pengelola berharap lembaga tersebut dapat berkembang dengan membuka jenjang pendidikan formal setingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs), guna memperluas akses pendidikan berbasis Al-Qur’an di wilayah Jembrana.

Kegiatan milad berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, mencerminkan komitmen yayasan dalam membangun generasi Qurani yang berilmu dan berakhlak.

Editor - Ray