drg. Maya Sari Dewi Tekankan Pencegahan Dini, Skrining Gigi Siswa SDN Abuan Jadi Sorotan Baksos FKG Unmas

drg. Maya Sari Dewi Tekankan Pencegahan Dini, Skrining Gigi Siswa SDN Abuan Jadi Sorotan Baksos FKG Unmas
drg. Maya Sari Dewi, Sp.KG.

BANGLI – Upaya pencegahan penyakit gigi dan mulut sejak usia dini menjadi fokus utama dalam Bakti Sosial (Baksos) ke-XXXV Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar yang digelar pada 25–26 Mei 2026 di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Salah satu lokasi kegiatan berlangsung di SD Negeri Abuan, Desa Abuan.

Kegiatan yang merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya bidang pengabdian kepada masyarakat tersebut, melibatkan dosen dan mahasiswa FKG Unmas Denpasar dalam memberikan pelayanan kesehatan gigi serta edukasi kepada masyarakat dan siswa sekolah dasar.

Dosen FKG Unmas Denpasar, drg. Maya Sari Dewi, Sp.KG, menegaskan bahwa pencegahan penyakit gigi harus dimulai sejak anak-anak. Menurutnya, usia sekolah dasar merupakan periode yang sangat penting untuk membentuk kebiasaan hidup sehat, termasuk dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut.

“Anak-anak merupakan generasi penerus bangsa yang perlu mendapatkan perhatian sejak dini, termasuk dalam hal kesehatan gigi dan mulut. Melalui skrining dan edukasi ini, kami berharap mereka memiliki kebiasaan menjaga kesehatan gigi yang baik sehingga dapat mencegah berbagai penyakit gigi di masa mendatang,” ujarnya di sela kegiatan.

Dalam pelaksanaannya, tim FKG Unmas Denpasar memberikan berbagai layanan kesehatan gigi secara gratis, mulai dari pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut, pencabutan gigi, penambalan gigi, pembersihan karang gigi, hingga penyuluhan kesehatan gigi kepada masyarakat.

Sementara itu, Dekan FKG Unmas Denpasar, Dr. drg. Hervina, M.Biomed, menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial tahunan tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak dini.

Di SD Negeri Abuan, kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengukur tingkat pengetahuan siswa mengenai kesehatan gigi dan mulut. Selanjutnya, para siswa mendapatkan penyuluhan mengenai cara menyikat gigi yang benar, dilanjutkan dengan praktik sikat gigi bersama.

Setelah sesi edukasi, tim melakukan skrining kesehatan gigi dan mulut kepada seluruh siswa. Beberapa siswa juga mendapatkan tindakan perawatan sederhana seperti penambalan maupun pencabutan gigi sesuai kebutuhan. Pada akhir kegiatan, siswa kembali mengikuti post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman setelah menerima edukasi.

Antusiasme para siswa dan guru terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Kepala SD Negeri Abuan, I Wayan Redana, mengapresiasi kepedulian FKG Unmas Denpasar yang telah memberikan pelayanan kesehatan sekaligus edukasi kepada para siswa.

“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian FKG Unmas Denpasar. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi siswa kami dan diharapkan dapat dilaksanakan secara rutin untuk membantu meningkatkan kesehatan gigi anak-anak,” katanya.

Berdasarkan hasil skrining yang dilakukan, drg. Maya Sari Dewi mengungkapkan bahwa kondisi kesehatan gigi dan mulut sebagian siswa masih memerlukan perhatian serius. Masih ditemukan sejumlah permasalahan kesehatan gigi yang menunjukkan perlunya edukasi berkelanjutan, baik kepada anak-anak maupun orang tua.

Menurutnya, temuan tersebut menjadi pengingat bahwa upaya promotif dan preventif harus terus diperkuat guna menekan angka penyakit gigi pada anak usia sekolah.

“Masih ditemukan berbagai permasalahan kesehatan gigi pada anak-anak. Karena itu, kegiatan skrining dan edukasi seperti ini sangat penting sebagai langkah preventif agar penyakit gigi dapat dicegah sejak dini,” tegasnya.

Melalui Baksos ke-XXXV ini, FKG Unmas Denpasar tidak hanya menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat kesadaran tentang pentingnya pencegahan sebagai langkah utama menjaga kesehatan gigi dan mulut. Diharapkan kegiatan tersebut mampu meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak sekolah dasar sekaligus mendukung terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, dan produktif di masa depan.

Editor - Ray