26 Tahun Biznet, Perkuat Infrastruktur AI dan Kabel Laut untuk Internet Indonesia

Memasuki usia ke-26, Biznet mengembangkan AI-Ready Data Center di Bali, menyiapkan jaringan kabel bawah laut BNCS-2, dan memperluas akses internet berkualitas di berbagai wilayah Indonesia.

26 Tahun Biznet, Perkuat Infrastruktur AI dan Kabel Laut untuk Internet Indonesia
Biznet terus berinovasi memperkuat infrastruktur digital Indonesia dalam momentum 26 tahun perjalanan perusahaan, melalui pengembangan teknologi AI, jaringan fiber optik bawah laut, dan perluasan konektivitas internet.

JAKARTA – Memasuki usia ke-26 tahun, perusahaan infrastruktur digital Biznet memperkuat investasi teknologi melalui pengembangan pusat data berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), pembangunan jaringan kabel serat optik bawah laut, serta perluasan jangkauan internet. Langkah ini diarahkan untuk menjawab peningkatan kebutuhan konektivitas dan komputasi digital di Indonesia.

Salah satu pengembangan strategis perusahaan adalah Biznet AI Center di Bali, yang diperkenalkan sebagai AI-Ready Data Center pertama milik Biznet. Fasilitas tersebut dirancang untuk mendukung kebutuhan komputasi berkapasitas tinggi seiring meningkatnya pemanfaatan teknologi AI dalam berbagai sektor.

Berdasarkan data yang dikutip Biznet dari PwC Global Workforce Hopes & Fears Survey 2025, sebanyak 69 persen pekerja di Indonesia telah menggunakan AI untuk menunjang pekerjaan mereka dalam 12 bulan terakhir. Sementara itu, survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mencatat penetrasi internet Indonesia mencapai 81,72 persen pada 2026.

Perkembangan tersebut memperlihatkan bahwa kebutuhan infrastruktur digital tidak lagi hanya bertumpu pada akses internet, tetapi juga kapasitas pengolahan data, keandalan jaringan, serta kesiapan teknologi untuk mendukung perkembangan AI.

President Director Biznet, Adi Kusma, menegaskan bahwa perusahaan terus menyesuaikan pengembangan infrastrukturnya dengan kebutuhan masyarakat dan industri digital.

“Selama 26 tahun mendukung transformasi digital Indonesia, dalam perjalanannya, kami terus berupaya untuk dapat menjawab kebutuhan masyarakat digital. Kami memahami betul bahwa saat ini kebutuhan digital tidak terbatas pada konektivitas semata, namun juga kapasitas besar untuk mengakselerasi segala kegiatan komputasi dan pengolahan data yang lebih besar untuk mendukung implementasi AI yang sedang berkembang saat ini,” ujar Adi Kusma dalam keterangan resmi Biznet, 7 Oktober 2026.

AI Center Biznet didukung kapasitas daya hingga 145 kW per rak, teknologi pendingin cair (liquid cooling), serta konektivitas yang dirancang untuk menopang kebutuhan komputasi intensif. Fasilitas tersebut juga mencakup laboratorium pengembangan AI untuk mendukung aktivitas riset dan pengembangan teknologi.

Kehadiran infrastruktur ini menjadi bagian dari strategi Biznet dalam mempersiapkan fasilitas digital yang mampu memenuhi kebutuhan pengolahan data dengan kapasitas besar. Dengan dukungan tersebut, perusahaan berharap dapat membantu pelanggan meningkatkan produktivitas sekaligus memperluas pemanfaatan teknologi AI.

Di sektor konektivitas, Biznet juga memperkuat jaringan antarpulau melalui Biznet Nusantara Cable System (BNCS), jaringan kabel serat optik bawah laut yang dibangun, dimiliki, dan dioperasikan perusahaan sejak 2024.

Biznet selanjutnya menyiapkan pembangunan BNCS-2 yang direncanakan menghubungkan Surabaya di Jawa Timur, Banjarmasin di Kalimantan Selatan, Sumenep di Madura, serta Buleleng di Bali. Proyek tersebut ditujukan untuk meningkatkan kapasitas jaringan dan kualitas layanan internet di wilayah yang terhubung.

Adi menyatakan pembangunan jaringan bawah laut merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk memperkuat kualitas layanan sekaligus memperluas kesempatan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi digital.

“Kami percaya bahwa membangun jaringan bukan hanya tentang menghubungkan satu titik wilayah dengan wilayah lainnya. Karena itu, infrastruktur yang kami bangun seperti Biznet Nusantara Cable System ini diharapkan mampu menciptakan pengalaman layanan yang lebih optimal bagi pelanggan serta membuka lebih banyak peluang dan kesempatan di era digital saat ini,” tambahnya.

Hingga Oktober 2026, Biznet menyebut jaringannya telah menjangkau lebih dari 200 kota dan kabupaten di Jawa, Bali, Sumatra, Bangka, Batam, Kalimantan, Sulawesi, dan Flores. Jaringan tersebut didukung lebih dari 3 juta homepass serta lebih dari 300 kantor cabang.

Perluasan jaringan dilakukan untuk menyediakan kapasitas bandwidth yang lebih besar dengan harga yang lebih terjangkau. Perusahaan juga menargetkan agar manfaat infrastruktur digital dapat menjangkau lebih banyak masyarakat, termasuk di luar pusat-pusat ekonomi utama.

Komitmen pemerataan akses internet turut diwujudkan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR). Pada 2026, Biznet memberikan layanan internet gratis kepada lebih dari 300 kepala keluarga di sekitar lokasi Biznet MarinePOP, yaitu titik pendaratan kabel bawah laut perusahaan.

Program tersebut menyasar masyarakat di Kabupaten Jembrana, Bali; Kabupaten Serang, Banten; Kabupaten Karawang, Jawa Barat; serta Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Menurut Adi, konektivitas digital harus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, tidak sebatas menjadi layanan komersial.

“Bagi kami konektivitas bukan hanya tentang menyediakan akses Internet, tetapi juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk belajar, bekerja, mendapatkan informasi, dan berkembang di era digital saat ini. Karena itu, melalui program CSR ini, kami ingin menghadirkan manfaat konektivitas secara lebih luas, khususnya bagi masyarakat di sekitar infrastruktur Biznet,” katanya.

Di sisi layanan pelanggan, Biznet juga mengembangkan aplikasi MyBiznet untuk memudahkan pengguna mengelola layanan, memperoleh informasi, mengakses promosi, dan mendapatkan dukungan pelanggan. Aplikasi ini turut dikembangkan dengan pemanfaatan teknologi AI agar informasi dan solusi layanan dapat diberikan secara lebih cepat, responsif, dan personal.

Dalam rangka perayaan ulang tahun ke-26, Biznet menghadirkan program Biznet Prize Vaganza bagi pelanggan Biznet Home dan Biznet Metronet. Hadiah yang ditawarkan meliputi produk eksklusif Biznet, Apple Watch, iPad, PlayStation 5, voucher menginap di Rimba by AYANA Bali, MacBook Neo, serta hadiah utama berupa emas seberat 10 gram, 25 gram, dan 100 gram.

Khusus selama Oktober 2026, Biznet juga memberikan peningkatan kapasitas bandwidth sebesar 100 Mbps selama satu bulan tanpa biaya tambahan bagi pelanggan Biznet Home, sesuai ketentuan program yang berlaku.

Adi menegaskan, perayaan ulang tahun perusahaan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen investasi pada infrastruktur, teknologi, dan pengalaman pelanggan.

“Bagi kami, 26 tahun bukan hanya tentang seberapa jauh kami melayani masyarakat, tetapi juga tentang apa yang dapat kami berikan kedepannya. Karena itu, kami akan terus berinvestasi pada infrastruktur, teknologi, dan pengalaman pelanggan untuk menciptakan lebih banyak nilai serta mendukung Indonesia menjadi semakin terhubung,” tutup Adi.

Melalui pengembangan pusat data berbasis AI, jaringan kabel bawah laut, perluasan jangkauan internet, dan program sosial, Biznet menempatkan penguatan infrastruktur digital sebagai bagian dari strategi pertumbuhan perusahaan sekaligus dukungan terhadap transformasi digital Indonesia.

Editor - Ray