Wayan Koster Susun Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun Kedepan

Wayan Koster Susun Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun Kedepan
Dok :Ibu Prof. Dr. (HC), Hj. Megawati Soekarnoputri, didamping Dr. Ir Wayan Koster , MM , Gubernur Bali
Wayan Koster Susun Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun Kedepan

BALISATUBERITA | DENPASAR - Presiden Ke-V Republik Indonesia, Ibu Prof. Dr. (HC), Hj. Megawati Soekarnoputri, membuka secara resmi Seminar Haluan Pembangunan Bali Masa Depan, 100 Tahun Bali Era Baru, pada hari Jumat (Sukra Umanis, Kelawu), 5 Mei 2023 didampingi Gubernur Bali, Wayan Koster bersama Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati yang ditandai dengan pemukulan kulkul bertempat di Hotel Trans Resort, Bali. 

Gubernur Bali, Wayan Koster yang memaparkan Haluan Pembangunan Bali Masa Depan, 100 Tahun Bali Era Baru dihadapan peserta Seminar berjumlah lebih dari 300 orang, berasal dari seluruh komponen masyarakat Bali, yakni: Sulinggih, akademisi, tokoh masyarakat, praktisi, asosiasi, dan organisasi masyarakat mendapatkan apresiasi dari Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional RI, Suharso Monoarfa, Kepala BRIN RI, Laksana Tri Handoko, dan Wakil Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Karjono.

Sebelum Haluan Pembangunan Bali Masa Depan, 100 Tahun Bali Era Baru tersebut di seminarkan, Gubernur Bali, Wayan Koster secara langsung memimpin penyusunan materi Haluan Pembangunan Bali Masa Depan, 100 Tahun Bali Era Baru didampingi rohaniawan, akademisi, pakar, dan praktisi dari berbagai disiplin ilmu, yaitu pakar sejarah, antropologi, sosiologi, psikologi, adat, seni-budaya, arsitektur, pendidikan, kesehatan, pertanian, pariwisata, lingkungan, ekonomi, energi, perindustrian, infrastruktur, dan tata ruang.

Salah satu materi Haluan Pembangunan Bali Masa Depan, 100 Tahun Bali Era Baru yang dipaparkan Murdaning Jagat Bali, Wayan Koster di Seminar Nasional yaitu memaparkan terkait 3 Unsur Utama Gumi Bali, 3 Alur Waktu, 3 Alur Konsep, 3 Alur Proses dan 3 Alur Ideologi yang dimiliki Bali.

Dalam paparannya, Gubernur Bali jebolan ITB ini menjelaskan bahwa Bali yang dianugerahi kekayaan, keunikan, keunggulan, dan keindahan Alam, Manusia, dan Kebudayaan Bali yang telah ada sejak berabad-abad, tetap eksis dan survive, menjadi sumber kehidupan dan penghidupan masyarakat Bali hingga sampai saat ini, tercatat dalam perjalanannya Pulau Bali memiliki, 

1) Tiga Unsur Utama Gumi Bali yaitu Alam Bali, Manusia Bali, dan Kebudayaan Bali.

2) Tiga Alur Waktu: Tri Samaya yaitu Atita / Masa Lalu, Wartamana / Masa Kini, dan Anagata / Masa Depan.

3) Tiga Alur Konsep yaitu Tesis, Antitesis, dan Sintesis.

4)  Tiga Alur Proses yaitu Romantika, Dinamika, dan Dialektika

5) Tiga Alur Ideologi yaitu kultural, religius, dan nasionalis. (Tim)