Perlahan Bangkit Pasca Dikunjungi Ribuan Wisman, Dispar Bali Gaungkan "Calendar of Event 2023"

Perlahan Bangkit Pasca Dikunjungi Ribuan Wisman, Dispar Bali Gaungkan "Calendar of Event 2023"
Ket foto : Kadispar Bali, Tjok Bagus Pemayun (Kanan), didampingi Sub Koordinator Unit Substansi Promosi, I Ketut Yadnya Winarta (Kiri), saat peluncuran BTMC dan CoE 2023, di Kantor Dinas Pariwisata Bali. (AAR/BSB)

BALISATUBERITA.COM | DENPASAR - Perlahan tapi pasti, kebangkitan sektor Pariwisata Bali mulai dirasakan di awal tahun 2023 ini, yang ditandai dengan kedatangan kapal pesiar MV Westerdam dari Belanda dengan membawa penumpang sebanyak 2.000 orang lebih, dimana 1.900 diantaranya merupakan Wisatawan Mancanegara (Wisman), merapat di Pelabuhan Benoa, Badung, pada Senin (16/1/2023) kemarin. 

Adanya kabar baik bagi industri pariwisata Bali tersebut, juga disambut positif oleh Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Bali, melalui Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Bali, Tjok Bagus Pemayun yang optimis hal tersebut mampu memberikan dampak positif pada peningkatan jumlah kunjungan wisman ke Bali di tahun 2023 dengan target mencapai 4 juta orang dan 7 juta orang untuk skala Nasional.

"Tentu itu menjadi kabar baik bagi kita (Dispar Bali, red) pasca dibukannya kebijakan PPKM oleh Pemerintah. Kami melihat ini momentum yang tepat untuk mempromosikan Calendar of Event 2023. Jelas, kalo dari sisi jumlah kunjungan wisman jelas bertambah, terlebih kapal pesiar itu memang besar sekali daya tampungnya. Optimis bisa tercapai target 4 juta wisman dan 7 juta untuk target Nasional," jelas Kadispar Bali, Tjok Bagus Pemayun, didampingi Sub Koordinator Unit Substansi Promosi, I Ketut Yadnya Winarta, Selasa (17/1/2023).

Selanjutnya, dirinya juga menjelaskan terkait promosi Calendar of Event 2023. Nantinya, akan ada 66 kegiatan yang digelar oleh Dispar Bali sepanjang tahun 2023, dengan cakupan 51 event budaya, 13 event minat khusus atau sport dan 2 event MICE.

"Kami sampaikan event ini melalui KBRI semua termasuk memanfaatkan 13 Vito. Vito adalah representatif dari Kemenparekraf, itu harus dimanfaatkan oleh dinas pariwisata provinsi seluruh Indonesia, dan kami Bali tentu memanfaatkan betul," paparnya.

Sementara itu, dirinya menilai bahwa saat ini minat wisman masih condong ke event budaya, karena Bali dikenal sebagai pariwisata bebasis budaya. Gubernur Bali, Wayan Koster juga sudah memberi arahan untuk kedepannya selain budaya, wisatawan juga harus dikenalkan dengan wisata kesehatan dan kebugaran, MICE, dan olahraga (sport tourism).

"Kita ketahui bersama di tahun 2022 event MICE dan budaya ini lah yang banyak memberikan kontribusi kepada pariwisata, baik tingkat hunian kamar maupun jumlah kunjungan wisatawan ke bali baik nasional maupun internasional," lanjutnya.

66 kegiatan CoE 2023 disebut juga telah lolos dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) 2022 Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI. Diantaranya, Bali Spirit Festival, Pesta Kesenian Bali, Sanur Village Festival, Ubud Village Jazz Fesival, Pemuteran Bay Festival, Penglipuran Village Festival, dan Denpasar Festival. (AAR/BSB)